Senin, 25 Februari 2013

PETUNJUK DALAM MEMILIH SUAMI



1.       Beragama Islam
Ini merupakan  kriteria yang sangat penting bagi seorang muslimah dalam memilih calon suami karena Islam ialah satu-satunya agama yang membimbing umatnya untuk keselamatan didunia dan akhirat.

2.      Memiliki kemampuan untuk memberi nafkah
     Memberi nafkah merupakan kewajiban seorang suami. Islam telah menjadikan sikap menyia-nyiakan hak istri, anak-anak serta kedua orang tua dalam nafkah termasuk dalam kategori dosa besar. Rasulllah SAW bersabda: “Cukuplah seseorang itu berdosa bila ia menyia-nyiakan orang yang menjadi tanggungannya.” (HR. Ahmad, Abu Dawud. Al Hakim berkata bahwa sanad ini shahih). Maka dari itu, Rasulullah pun membolehkan bahkan menganjurkan juga untuk menimbang faktor kemampuan calon suami dalam memberi nafkah. Namun jangan jadikan faktor memenuhi kebutuhan nafkah ini sebagai kriteria dan tujuan yang utama.
 
3.      Mempunyai akhlak yang baik
Masa depan kehidupan suami-istri erat kaitannya dengan cara memilih suami, maka Islam memberi anjuran supaya memilih calon suami yang memiliki akhlak yang baik, shalih, dan taat beragama. Laki-laki yang berakhlak baik akan mampu membimbing keluarganya ke jalan yang diridhoi oleh Allah SWT.

4.      Mempunyai Ilmu Agama Islam yang baik
Seorang suami yang memiliki ilmu agama Islam yang baik akan menyadari terhadap tanggung jawabnya kepada keluarga, mengetahui cara memperlakukan istri, mendidik anak, menegakkan kemuliaan, dan menjamin kebutuhan-kebutuhan rumah tangganya secara halal dan baik.

5.       Memilih calon suami yang bukan dari golongan orang fasiq
Rasulullah SAW  bersabda, "Siapa saja yang menikahkan perempuan yang di bawah kekuasaanya dengan laki-laki fasik, berarti memutuskan tali keluarga." (HR. Ibnu Hibban, dalam  Adh-Dhu'afa' & Ibnu Adi)

6.      Memilih Laki-laki yang Rajin Bekerja, Berusaha, serta Optimis
Dianjurkan kepada seorang perempuan untuk memilih laki-laki yang rajin bekerja dan berusaha, serta optimis karena seorang suami ialah kepala rumah tangga yang berkewajiban menafkahi istri dan anak-anaknya.

7.       Memiliki niat yang sungguh akan menikah bila menemukan wanita yang cocok setelah melihatnya sewaktu meminang.

8.      Berusaha untuk Menjadi Suami Ideal
Suami yang ideal ialah suami yang melapangkan nafkah kepada istri dengan tidak bakhil dan tidak juga berlebih-lebihan. Suami yang dapat memperlakukan istrinya dengan baik, mesra, lemah-lembut, dan bersenda gurau dengan istri tanpa berlebih-lebihan. Suami yang dapat memaafkan kekurangan istri dan berterimakasih atas kelebihannya, serta meringankan pekerjaan istri dalam tugas-tugas rumah tangganya. Suami yang tidak membuka rahasia suami-istri. Suami yang selalu memberi peringatan dan bimbingan yang baik, jika istri lalai dari kewajibannya, kemudian dia memerintahkan istri memakai busana muslimah ketika keluar, menemani istri bepergian, tidak membawa istri ke tempat-tempat maksiat, menjaga istri dari segala hal yang dapat menimbulkan fitnah kepadanya, memuliakan dan menghubungkan silaturrahim kepada orang tua dan keluarga sang istri, memanggil istri dengan panggilan kesukaannya, dan yang terpenting bekerjasama dengan istri dalam taat kepada Allah SWT.

Betapa sempurnanya agama Islam dalam menuntun umat di setiap langkah amalannya dengan tuntunan yang baik supaya selamat didunia dan diakhirat. Semoga kita selalu dituntun untuk dapat memiliki calon suami yang baik sesuai yang dianjurkan dalam agama Islam. Amiieenn...!!!

Tidak ada komentar:

Posting Komentar